Pada hari ini Kami selamatkan jasadmu agar kamu menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang setelah kamu. Sesungguhnya kebanyakan manusia benar-benar lengah (tidak mengindahkan) tanda-tanda (kekuasaan) Kami.
Tafsir Jalalain
(Maka pada hari ini Kami selamatkan) Kami keluarkan dari laut (badanmu) jasadmu yang sudah tidak bernyawa (supaya kamu dijadikan oleh orang-orang yang datang sesudahmu) generasi sesudahmu (sebagai pelajaran) bahan pelajaran, sehingga mereka mengetahui sifat kehambaanmu. Dengan demikian mereka tidak akan berani lagi melakukan perbuatan seperti yang pernah dilakukan olehmu. Ibnu Abbas r.a. menceritakan, bahwa sebagian orang-orang Bani Israel merasa ragu-ragu akan kematian Firaun, maka dikeluarkan-Nyalah mayat Firaun dari laut supaya mereka melihat dan menyaksikannya dengan mata kepala sendiri (dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia) penduduk Mekah (lengah dari tanda-tanda kekuasaan-Ku) artinya mereka tidak mau mengambil pelajaran daripadanya.
Tafsir Kemenag
Kemudian Allah pada ayat ini menjelaskan bahwa pada hari kematiannya, jenazah Firaun akan dikeluarkan dari dasar lautan dan dilemparkan ke daratan agar mereka yang meragukan kematiannya menjadi yakin dan menjadi pelajaran bagi manusia sesudahnya. Bagaimana besar dan luasnya kekuasaan dan kekuatan seseorang, jika dia menentang perintah-perintah Allah dan meninggalkan petunjuk-petunjuk Rasul-Nya, niscaya dia akan mengalami kehancuran. Janji Allah untuk menolong nabi-nabi-Nya pasti terlaksana. Banyak tanda-tanda kekuasaan Allah terdapat dalam sejarah umat manusia. Tetapi sebagian besar manusia tidak mau merenungkan tanda-tanda itu dan tidak menyadari hukum Tuhan yang berlaku pada umat manusia itu.
Sumber:
Aplikasi Quran Kementrian Agama Republik Indonesia