Kemudian, Dia menjadikan keturunannya dari sari pati air yang hina (air mani).
Tafsir Jalalain
(Kemudian Dia menjadikan keturunannya) anak cucunya (dari sulalah) dari darah kental (yang berasal dari air yang lemah) yaitu air mani.
Tafsir Kemenag
Ayat ini menerangkan bahwa Allah menciptakan keturunan manusia dari sperma, yaitu air yang sedikit dan memancar, yang bertemu dengan sel telur. Hasil pertemuan ini disebut dengan nuthfah.
Sumber:
Aplikasi Quran Kementrian Agama Republik Indonesia