Akan tetapi, mereka dalam keraguan; mereka bermain-main.
Tafsir Jalalain
(Tetapi mereka dalam keragu-raguan) tentang adanya hari berbangkit (adalah orang-orang yang bermain-main) dengan maksud mengejek kamu, hai Muhammad. Maka Nabi berdoa, "Ya Allah! Bantulah aku untuk menghadapi mereka, timpakanlah kepada mereka paceklik selama tujuh tahun sebagaimana paceklik yang diminta oleh Nabi Yusuf."
Tafsir Kemenag
Allah menerangkan bahwa orang musyrik itu tetap saja ragu tentang ke-Esaan Allah dan adanya hari kebangkitan, pengakuan mereka bahwa Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan semua yang ada di muka bumi ini adalah pengakuan yang tidak didasarkan atas keyakinan, tetapi hanya karena mengikuti jejak nenek moyang mereka tanpa pengetahuan.
Sumber:
Aplikasi Quran Kementrian Agama Republik Indonesia