Maka, tidakkah sebaiknya dia menempuh jalan (kebajikan) yang mendaki dan sukar?
Tafsir Jalalain
(Maka kenapa ia tidak) atau mengapa ia tidak (menempuh jalan yang sulit?)
Tafsir Kemenag
Dalam ayat ini, Allah bertanya, "Apakah tidak sebaiknya ia merapikan jalan mendaki yang terjal?" Artinya, manusia seharusnya bekerja keras dan berjuang semaksimal mungkin mengatasi segala rintangan supaya berhasil menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan besar dan meninggalkan jasa-jasa besar.
Sumber:
Aplikasi Quran Kementrian Agama Republik Indonesia