Pada hari itu tidak ada seorang pun yang mampu mengazab (seadil) azab-Nya.
Tafsir Jalalain
(Maka pada hari itu tiada yang mengazab) dibaca Yu‘adzdzibu dengan dikasrahkan huruf Dzalnya (seperti azab-Nya) seperti azab Allah (seseorang pun) artinya Dia tidak menyerahkannya kepada seseorang pun melainkan hanya kepada diri-Nya.
Tafsir Kemenag
Di akhirat, yang ada hanya azab bagi orang yang durhaka. Azab itu tiada tara sehingga tidak ada bandingannya. Azab itu dijatuhkan sesuai dengan dosa-dosa mereka pada waktu di dunia.
Sumber:
Aplikasi Quran Kementrian Agama Republik Indonesia