Lalu, Kami membukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah.
Tafsir Jalalain
(Maka Kami bukakan) dapat dibaca Fafatahnaa atau Fafattahnaa (pintu-pintu langit dengan menurunkan air yang tercurah) air yang ditumpahkan dari langit dengan sangat derasnya.
Tafsir Kemenag
Allah mengabulkan doa Nabi Nuh dengan mencurahkan air yang banyak dari langit dan berlangsung bertahun-tahun.
Sumber:
Aplikasi Quran Kementrian Agama Republik Indonesia