Kami mengangkut dia (Nuh) ke atas (kapal) yang terbuat dari papan dan pasak
Tafsir Jalalain
(Dan Kami angkut dia) yakni Nabi Nuh (ke atas) bahtera (yang terbuat dari papan dan paku) lafal Dusur artinya benda-benda yang dipakai untuk menyambung kayu-kayu, baik berupa paku atau benda-benda lainnya, bentuk tunggalnya adalah Disaarun yang wazannya sama dengan lafal Kitaabun
Tafsir Kemenag
Allah menyelamatkan Nabi Nuh dari banjir besar dengan memerintahkan Nuh beserta pengikutnya naik ke kapal besar yang terbuat dari papan-papan yang dipaku yang telah disiapkan sebelumnya. Maksud ayat ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah al-‘Ankabut:
Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang berada di kapal itu. (al-‘Ankabut/29: 15)
Sumber:
Aplikasi Quran Kementrian Agama Republik Indonesia